CEO Micron: Kekurangan Memori Mungkin Berlanjut hingga Tahun Depan, Kapasitas Produksi Baru Baru Akan Dirilis Secara Besar-besaran pada Tahun Berikutnya
CEO Micron, Sanjay Mehrotra, baru-baru ini dalam wawancaranya dengan CNBC memperingatkan bahwa masalah kekurangan chip penyimpanan global kemungkinan akan berlanjut hingga setelah tahun 2026, karena permintaan AI tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan kecepatan ekspansi industri.
Pada saat yang sama, seluruh industri penyimpanan juga sedang mengalami perubahan yang signifikan. Semakin banyak produsen mulai memfokuskan perhatian mereka pada produk penyimpanan khusus untuk AI, sedangkan Micron sedang mengurangi bisnis konsumen dan mengalihkan sumber daya ke pasar perusahaan yang lebih menguntungkan. Mehrotra menyatakan: "Dalam beberapa tahun ke depan, permintaan pusat data AI terhadap chip penyimpanan akan tetap kuat, sementara pasokan akan sulit untuk mengejar."
Mehrotra juga menekankan bahwa meskipun industri sedang aktif membangun pabrik wafer baru, ketidakseimbangan pasokan dan permintaan saat ini tetap merupakan masalah struktural jangka panjang, bukan hanya fluktuasi siklus tradisional. Pelepasan kapasitas baru secara besar-besaran dalam arti sebenarnya di industri ini, setidaknya harus menunggu hingga tahun 2028. Pembuatan memori merupakan industri dengan aset berat dan siklus pembangunan yang sangat panjang, dari konstruksi pabrik hingga penyelesaian penyesuaian peralatan, waktunya jauh lebih lama dari yang dibayangkan banyak orang.
Demi mengalihkan lebih banyak kapasitas ke produk terkait AI, Micron telah mulai mengurangi bisnis penyimpanan konsumen dan menghentikan beberapa lini produk merek. Micron juga berencana untuk secara signifikan meningkatkan belanja modal pada tahun 2026, dengan fokus pada investasi memori bandwidth tinggi (HBM) yang dibutuhkan oleh akselerator AI.
Pada awal bulan ini, Mehrotra sempat menyatakan bahwa gelombang AI saat ini baru berada pada “tahap awal”, dan seiring dengan kemunculan agen AI, penyimpanan berkecepatan tinggi dan berkapasitas besar telah menjadi aset strategis untuk mendukung AI dalam mengoptimalkan seluruh kemampuannya.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
PCB yang berkembang pesat, apakah akan menjadi chip penyimpanan berikutnya?

Kenaikan imbal hasil obligasi AS menekan pergerakan tembaga dan logam mulia

