Starbucks mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 300 karyawan di Amerika Serikat dan menutup beberapa kantor regional.
Gelonghui, 17 Mei — Menurut CCTV Finance, pada 15 Mei waktu setempat, Starbucks mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 300 karyawan di Amerika Serikat untuk memangkas biaya dan berupaya kembali ke jalur pertumbuhan. Starbucks juga menyatakan akan menutup beberapa kantor regional, dan langkah terkait ini akan menghasilkan biaya restrukturisasi sebesar 400 juta dolar AS, termasuk pesangon dan penurunan nilai aset.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Berita trending
LainnyaGuotai Haitong merilis laporan penelitian yang menyatakan bahwa jika masalah kekurangan pasokan energi akibat faktor geopolitik terus berlanjut, ditambah dengan musim puncak permintaan listrik di negara-negara maju utama yang akan segera tiba, dampak kekurangan listrik global musim panas ini kemungkinan akan meluas secara besar-besaran dan menimbulkan pengaruh yang mendalam.
Guotai Haitong merilis laporan riset, memperkirakan harga minyak Brent akan tetap berada dalam fluktuasi yang relatif kuat
