Proposal WLFI baru: Di masa depan, penggunaan token WLFI yang telah dibuka untuk berpartisipasi dalam pemungutan suara tata kelola akan memerlukan staking, dengan periode penguncian minimum selama 180 hari.
WLFI telah mengusulkan sistem staking tata kelola yang bertujuan untuk mendorong lebih banyak pengguna berpartisipasi dalam tata kelola. Menurut proposal tersebut, di masa depan, menggunakan token WLFI yang tidak terkunci untuk berpartisipasi dalam pemungutan suara tata kelola akan memerlukan staking, dengan periode penguncian minimum selama 180 hari.
Sistem ini akan memperkenalkan struktur node bertingkat: staker biasa dapat menerima imbalan tahunan sekitar 2%; pengguna yang melakukan staking 10 juta WLFI (sekitar 1 juta USD) dapat menjadi node dan menikmati hak penukaran stablecoin seperti USDT, USDC, dan USD dengan rasio 11:1; pengguna yang melakukan staking 50 juta WLFI (sekitar 5 juta USD) dapat menjadi super node dan mendapatkan peluang kerja sama langsung dengan tim WLFI. Proposal ini memerlukan kuorum 1 miliar token voting WLFI agar sah, dengan periode pemungutan suara selama 7 hari. Jika disetujui, implementasi akan dilakukan dalam tiga tahap.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Jagung Chicago turun 2%
Transaksi besar ZEC melebihi satu juta dolar dalam waktu singkat menarik perhatian.
Goldman Sachs: Saat ini imbal hasil obligasi pemerintah AS sulit untuk turun
